Scout

Organisasi Kepenegakan

Ambalan Penegak idealnya terdiri atas 12-32 Pramuka Penegak yang dibagi menjadi 3-4 kelompok yang disebut Sangga. Ambalan Penegak menggunakan nama dan lambang yang dipilih mereka sesuai aspirasinya dan mengandung kiasan dasar yang menjadi motivasi kehidupan ambalan. Sangga Sangga adalah kelompok belajar interaktif teman sebaya usia antara 16-20 tahun yang disebut Pramuka Penegak. Jumlah anggota sangga …

Organisasi Kepenegakan Selengkapnya »

Sifat Kegiatan Kepenegakan

Sifat Kegiatan Kepenegakan Mengingat sifat umum tersebut maka sifat kegiatan kepenegakan secara umum masih memerlukan bimbingan orang dewasa dengan motto dari, oleh dan untuk Pramuka Penegak di bawah tanggungjawab orang dewasa. Bentuk kegiatan kepenegakan meliputi: Bina Diri Bina diri Merupakan upaya peningkatan kemampuan jiwa dan keterampilan dengan cara menuntut ilmu pengetahuan. Bina Satuan Bina satuan …

Sifat Kegiatan Kepenegakan Selengkapnya »

Kiasan Dasar Pramuka Penegak

Kiasan Dasar Pramuka Penegak. Pemberian nama golongan pembinaan kepramukaan sesuai penggolongan usia peserta didik, mengadaptasi proses panjang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya meraih kemerdekaan. Kepanduan Indonesia merupakan sejarah perjuangan bangsa dalam upaya meraih kemerdekaan. Dimulai ketika bangsa Indonesia mensiagakan kemerdekaan yang diambil dari peristiwa Budi Utomo, pada tanggal 20 Mei 1908. Masa mensiagakan kemerdekaan …

Kiasan Dasar Pramuka Penegak Selengkapnya »

Peran Pembina Pandega

Peran Pembina Pandega Pembina Pramuka Pandega dalam upaya membantu menyelesaikan SKU Pramuka Pandega berperan sebagai konsultan, motivator dan dinamisator. Konsultan Pembina sebagai konsultan menerapkan pendekatan kemitraan antara Pembina dengan Pramuka Pandega sebagai mitra bakti, untuk membangun masyarakatnya. Pembina sebagai konsultan, menerapkan pendekatan Sistem Among, yang dititikberatkan pada pendekatan “Tut Wuri Handayani”. Presentasi aplikasi penerapan Sistem …

Peran Pembina Pandega Selengkapnya »

Organisasi Racana Pandega

Racana Pandega menggunakan nama dan lambang yang dipilih mereka sesuai aspirasinya dan mengandung kiasan dasar yang menjadi motivasi kehidupan Racana. Untuk melaksanakan suatu tugas atau pekerjaan, Racana Pandega dapat membentuk Sangga Kerja. Sangga Kerja bersifat sementara sampai tugas atau pekerjaan selesai dilaksanakan. Racana dipimpin oleh seorang ketua yang dipilih dari musyawarah anggota Racana. Organisasi racana …

Organisasi Racana Pandega Selengkapnya »

Sifat Kegiatan Kepandegaan

Pembinaan Pramuka Pandega dilaksanakan dengan berpegang teguh pada suatu sistem dan metode yang mengandung unsur-unsur : Kesinambungan dan keteraturan. Kegiatan yang menarik dan mengandung pendidikan. Memanfaatkan sumber setempat yang tersedia. Kesinambungan pendidikan meliputi unsur : Bina diri (kepentingan pribadi). Pada Pramuka Pandega merupakan tahap pengabdian untuk memperdalam dedikasi dengan pemantapan kepemimpinan dalam praktek pembinaan dan  …

Sifat Kegiatan Kepandegaan Selengkapnya »

Sifat Gerakan Pramuka

artinya  dapat  didirikan  di  seluruh  wilayah Indonesia dan diikuti oleh seluruh warga negara Indonesia tanpa membedakan suku, ras, golongan, dan agama. Gerakan Pramuka bersifat universal, artinya tidak terlepas dari idealisme, prinsip dasar, dan metode kepramukaan sedunia. Gerakan Pramuka bersifat mandiri, artinya penyelenggaraan organisasi dilakukan secara otonom dan bertanggungjawab. Gerakan Pramuka bersifat sukarela, artinya tidak ada …

Sifat Gerakan Pramuka Selengkapnya »

Kiasan Dasar Pramuka Pandega

Tempat berkumpulnya Pandega dalam Gugus Depan disebut Racana. Arti kata Racana adalah dasar penyangga tiang bangunan yang dalam bahasa jawa disebut <em>umpak.  </em>Nama Racana umumnya menggunakan nama pahlawan.  Namun tidak menutup kemungkinan penggunaan nama jenis senjata, nama kerajaan dalam pewayangan atau nama ceritera mitos.  Dalam pemilihan nama tentunya diambil yang terbaik menurut anggota Racana, sehingga …

Kiasan Dasar Pramuka Pandega Selengkapnya »

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor  238  Tahun  1961  tanggal  20  Mei  1961  sebagai kelanjutan dan pembaruan Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia, dan didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan. Hari Pramuka tanggal 14 Agustus. Asas Gerakan Pramuka Gerakan Pramuka berasaskan Pancasila. Tujuan Gerakan Pramuka Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka: memiliki kepribadian yang …

Gerakan Pramuka Selengkapnya »

Filosofi Pramuka Pandega

<span style=”font-family: verdana, geneva, sans-serif;”>Pandega adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia 21 – 25 tahun, yang bisa juga disebut sebagai <em>Senior Rover</em>, merupakan <strong>masa awal dewasa (<em>early adulthood</em>) menurut Teori Jean Peaget  </strong>Piaget, J. (2000). “Commentary on Vygotsky”. <em>New Ideas in Psychology</em>, <strong>18</strong>, 241–259. Masa usia ini (Pandega) merupakan perkembangan yang bermula pada akhir …

Filosofi Pramuka Pandega Selengkapnya »