Menampilkan website dalam mode perbaikan

Ya ada kalanya ketika sedang mengedit website kita perlu menampilkan website dalam mode perbaikan. Kan menjadi gak nyaman untuk pengunjung website jika tampilannya berubah – rubah. Ohya sebelum kita bahas lebih lanjut, dapat pula mematikan mesin pencarian google atau bing atau yang lain supaya website kita tidak dimasukkan di indeks pencarian mesin pencari. Cara tersebut belum tentu pula berhasill tergantung mesin pencarinya. Meskipun berhasilpun tetap saja website kita masih dapat diakses oleh pengunjung yang menuliskan langsung url website kita di browser.

Website dalam mode perbaikan

Ya dari pada pusing mending kita tutup dulu sementara website kita dengan menampilkan page keterangan bahwa website kita sedang dalam perbaikan. Itu terlihat lebih nyaman oleh pengunjung. Kita juga dapat memberikan informasi tambahan misalnya perbaikan akan sampai kapan sehingga pengunjung dapat kembali lagi ke website kita sesuai informasi yang diberikan. Untuk itu kita dapat menggunakan cara mudah dengan menggunakan plugin tambahan. langkah lengkapnya sbb:

Install Plugin WP website dalam mode perbaikan

Di WP ada banyak macam plugin yang bisa kita pakai untuk menampilkan website dalam mode perbaikan. nah disini akan saya bahas 1 saja dan juga pernah saya praktekan sendiri. Nah langsung menuju dashboard WP  kemudian klik plugin -> tambah baru . Setelah itu WP akan menampilkan banyak plugin yang di sediakan. Untuk menampilkan plugin yang kita perlukan cari saja di box pencarian pojok kanan atas sbb:

website dalam mode perbaikan - totoktriyadi.com
website dalam mode perbaikan – totoktriyadi.com

nah ketik saja “coming soon” di pencarian. Kemudian pilih plugin “Coming Soon Page & Maintenance Mode by Seedprod“. Hehe … saya tidak berafiliasi dengan plugin ini cmn rekomendasi saja plugin yang sudah saya pakai. boleh pakai plugin yang lain. Nah berikutnya setelah ketemu plugin tersebut klik Pasang/install lanjut aktifkan. selanjutnya setting plugin ini otomatis akan di tampilkan di dashboard WP. ohya berikut tampilan ulasan plugin ini

Setting plugin website

nah langkah berikutnya tinggal setting plugin sesuai dengan keinginan kita. silahkan buka setting plugin yang sudah diinstall tadi tampilannya dari menu plugin yang sudah diinstall sbb:

website dalam mode perbaikan - totoktriyadi.com
website dalam mode perbaikan – totoktriyadi.com

selanjutnya untuk setting yang diperlukan bisa seperti ini (isian hanya sebagai contoh saja):

beberapa isian yang diperlukan:

Status

di menu ini ada 3 pilihan

  1. disable (untuk menonaktifkan plugin) artinya website ditampilkan dalam kondisi normal tanpa mode perbaikan

  2. Enable comingsoon mode , setting untuk informasi bahwa website akan ditampilkan di waktu mendatang yang ditentukan

  3. Enable maintenance mode, sebagai contoh mode ini yang saya pilih untuk menampilkan website dalam mode perbaikan

Logo

ini optional misal mo dikasih juga dapat ditampilkan disini

Headline

isikan judul halaman sementara yang akan ditampilkan

Message

isikan keterangan selengkapnya setidaknya apa yang sedang kita kerjakan dengan website kita. sehingga pengunjung langsung dapat mengetahui informasi selengkapnya.

Save All Setting

Jangan lupa setelah semua informasi diisi klik save all setting. otomatis setelah klik tombol ini website akan langsung ditampilkan dalam mode sesuai keinginan kita. jika aktif maka akan ada pemberitahuan di dashboard wp kanan atas sbb:

totoktriyadi.com
totoktriyadi.com

di mode ini anda akan nyaman untuk mengedit halaman website sementara website akan ditampilkan sementara secara statis sesuai settingan kita.

Note: Dalam beberapa kasus ujicoba saya hal ini akan gagal. pengunjung tetap masih bisa melihat website. jangan khawatir halaman yang ditampilkan adalah halaman terakhir sebelum kita aktifkan mode perbaikan ini. Nah untuk mengatasi ini kemungkinan besar setting cache website masih menyimpan halaman kita. Apalagi setting cache yang menggunakan basis cloud. Sehingga untuk mengatasi masalah ini tinggal kita atur saja untuk bersihkan cache yang kita miliki. Ohya jangan lupa untuk cek sistem setting cache bawaan dari servernya. Karena yang beginian tidak ditempilkan di plugin yang aktif. Jadi intinya pastikan semuanya clear.

berikut tampilan website seseuai settingan contoh saya tadi. Saran: gunakan mode penyamaran/privat di browser untuk melihat hasilnya.

totoktriyadi.com
totoktriyadi.com

nah dah selesai settingan jika pengunjung mengetik url website kita maka akan ditampilkan sesuai keinginan kita

selamat mencoba semoga bermanfaat 🙂

Be the first to comment

Silahkan beri komentar dibawah ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.